apa kalian nggak pengen pacar kalian berkata-kata romantis sama kalian? nggak usah banyak-banyak sedikit saja.
exemple: i love you, sayang, bebi, eh aku sayang sama kamu tauk, dll
namun itu nggak pernah di ucapkan dia untuk aku :)
aku hanya sebatas teman dekatnya saja atau bisa dikatakan seorang sahabat.
saat aku sms :
aku : met bobo ya yank. ilysm :* (bales)
dia : lv you to
kalau aku nggak kasih kata (bales) dia ngga bakal mau jawab kata-kataku itu.
aku selalu berusaha jadi yang terbaik buat dia.
1. waktu dia lagi nggak ada temen. aku yang akan selalu nemenin dia dan berusaha buat dia ketawa. tapi kalau aku yang kesepian dia nggak akan peduli dengan keadaan ku. masa bodoh dengan keadaan ku :)
2. waktu dia buat janji sama aku tiba-tiba seenaknya aja dia membatalkan janji denganku. tapi waktu aku yang batalin janji sama dia, dia bakal diemin aku.
3. kalau dia sakit demi apapun deh aku bakal jenguk dia dan ngrawat dia. tapi kalau aku yang sakit? apa peduli dia. bilang di sms 'obate dah di minum belum?' nggak bakal terucap.
4. waktu dia marah, aku bakal baik-baikin dia berusaha buat dia nggak marah lagi dan ketawa. tapi kalau aku marah dia malah balik marah sama aku.
5. waktu dia lagi ada acara apa atau ada keperluan apa, atau jemputnya lama aku bakal nunggu dia dengan sabar dan ga akan marah. tapi kalau dia yang nunggu lama 'as suen len!' blablabla pasti marah-marah.
6. waktu smsan aku selalu tanya 'udah makan?' dll. tapi kalau dia nggak akan tanya hal-hal yang menurut dia NGGAK PENTING itu ke aku.
7. dia selalu meriksa inbox, sent message ku kalau ada yang aku hapus pasti selalu marah-marah mikir yang nggak-nggak tentang aku. sedangkan kalau dia yang lakuin itu aku nggak marah karena aku percaya sama dia.
yaa dan benar semua ini jadi terbalik. nggak kaya sebelum aku nyakitin dia. aku sendiri yang merusak hubungan ini. aku sendiri yang membuat hancur hubungan ini. dan seperti yang dia bilang :
'sebenernya hubungan kita ini udah hancur cuma di lem lagi biar jadi satu'
kalau udah seperti ini, siapa yang harus aku salahin? dia? dia nggak sepenuhnya salah. hidupku? nggak ad yang salah dengan hidupku karena memang ini jalannya. masa laluku? buat apa aku nyalahin masa laluku toh itu semua nggak akan terulang lagi dan mengembalikan hubungan ini lagi.
apa aku harus ninggalin hubungan ini? mungkin kalian bakal lakuin itu. tapi nggak gampang buat aku ninggalin hubungan yang bener-bener berharga buat aku.
aku cuma pengen dia tau : 'aku bakal terus bertahan seperti ini walaupun mungkin dia bakal lakuin itu terus sama aku. karena aku terlanjur sayang dan amat sayang dengan dia dan hubungan ini.'
intinya,
apapun jalannya ini pilihanku. aku yang membuat keadaan menjadi seperti ini. aku yang melakukannya. aku juga yakin zat yang menciptakan aku memiliki rencana indah buat aku. dan aku pun nurut dengan rencana Allah ini :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar